Perlindungan Varietas Tanaman (PVT)

Definisi

Perlindungan Varietas Tanaman (PVT) atau hak pemulia tanaman adalah hak kekayaan intelektual yang diberikan kepada pihak pemulia tanaman atau pemegang PVT untuk memegang kendali secara eksklusif terhadap bahan perbanyakan (mencakup benih, stek, anakan, atau jaringan biakan) dan material yang dipanen (bunga potong, buah, potongan daun) dari suatu varietas tanaman baru untuk digunakan dalam jangka waktu yang telah ditentukan.

Suatu kultivar yang didaftarkan untuk mendapatkan PVT harus memiliki karakteristik sebagai berikut :

1.Baru
2.Unik.
3.Seragam.
4.Stabil.
5.Telah diberi nama.

Hak ini merupakan imbalan atas upaya yang dilakukan pemulia dalam merakit kultivar yang dimuliakannya, sekaligus untuk melindungi konsumen (penanam bahan tanam atau pengguna produk) dari pemalsuan atas produk yang dihasilkan dari kultivar tersebut.

Pengertian Perlindungan Varietas Tanaman menurut UU PVT UU NO 29 Tahun 2000 Pasal 1(1) adalah : Perlindungan khusus yang diberikan negara, yang dalam hal ini diwakili oleh pemerintah dan pelaksanaannya dilakukan oleh Kantor Perlindungan Varietas Tanaman, terhadap varietas tanaman yang dihasilkan oleh pemulia tanaman melalui kegiatan pemuliaan tanaman.

baca juga : patenmarekhak ciptadesain industrirahasia dagang indikasi geografis dan dtslt

PERLINDUNGAN VARIETAS TANAMAN (PVT).

UU no 29 tahun 2000

Terkait rekayasa genetik yang menghasilkan jenis tanaman baru.

    •  Harus unik  berbeda jelas dengan varietas lain yang ada.
    • Harus berasal dari rekayasa buatan manusia (tidak bisa krn mutasi alamiah).
    • Harus baru dan hasil panen-nya belum diperdagangkan (atau max kurang dr 1 th di indonesia, 4 th di luar negeri (untuk tanaman semusim) dan 6 th (utk tanaman tahunan))
    • Harus stabil  sampai keturunan ke berapapun tdk berubah.

Perlindungan

  • 20 tahun untuk tanaman semusim.
  • 25 tahun untuk tanaman tahunan.

 

5/5
WhatsApp chat